Tool monitoring proxy ipfire dg sqstat & sarg


Cara memonitor user-user yang melewati proxy manual yaitu dengan menuliskan perintah:

# tail -f /var/log/squid/access.log

Namun hasil dari perintah tersebut tampilannya kurang friendly karena ditampilkan terlalu cepat untuk diikuti. Oleh karena itu di dalam tutorial kali ini akan dijelaskan tentang  tool untuk memonitor proxy server squid . Tool tersebut adalah sqstat,  dan  SARG

1. Instalasi sqstat

sqstat adalah sebuah aplikasi yang dibuat oleh Alex Samorukov. Aplikasi ini berfungsi untuk memonitor squid secara real time sehingga kita bisa melihat secara langsung IP berapa yang sedang mendownload dan lain sebagainya. 
Sqstat mendapatkan data koneksi dari cache manager (cachemgr), oleh karena itu jangan lupa untuk mengaktifkan opsi cache manager pada halaman web gui proxy di mesin IPFire anda jika anda akan menggunakan sqstat.
IPFire memiliki modul PHP namun secara default belum diaktifkan, oleh karena itu kita harus mengaktifkannya secara manual. Kita akan mengaktifkan PHP agar dapat menggunakan sqstat.
vim /etc/httpd/conf/loadmodule.conf
Temukan baris #LoadModule php5_module /usr/lib/apache/libphp5.so, dan hilangkan tanda pagar didepannya. Menjadi : 
LoadModule php5_module /usr/lib/apache/libphp5.so
Selanjutnya tambahkan php handler :
vim /etc/httpd/conf/global.conf
Tambahkan php handler pada global.conf
AddHandler php5-script php htm html
Restart apache agar membaca konfigurasi baru
apachectl -k graceful
Step selanjutnya adalah sebagai berikut :
 cd /srv/web/ipfire/html/ /srv/web/ipfire/html]# wget http://samm.kiev.ua/sqstat/sqstat-1.20.tar.gz /srv/web/ipfire/html]# tar -zxvf sqstat-1.20.tar.gz /srv/web/ipfire/html]# mv sqstat-1.20 sqstat /srv/web/ipfire/html]# cd sqstat /srv/web/ipfire/html/sqstat]# mv config.inc.php.defaults config.inc.php

Edit file config.inc.php dengan menggunakan vim, kemudian ganti $squidhost[0]=”127.0.0.1″; sesuai dengan ip address green IPFire, dan $squidport[0]=3128; dengan port proxy yang anda tentukan lewat web GUI.
Setelah itu tanbahkan di include.acl
acl manager proto cache_objectacl webserver src 192.168.90.254/255.255.255.255http_access allow manager webserverhttp_access deny manager
Sekarang anda dapat mengakses sqstat dengan mengetikkan alamat URL http://ip-green-ipfire:81/sqstat/sqstat.php pada browser kesayangan anda. Contoh http://192.168.90.254:81/sqstat/sqstat.php
2. SARG - Squid Analysis Report Generator
SARG atau Squid Analysis Report Generator merupakan sebuah aplikasi yang dibuat oleh Pedro Lineu Orso yang bertujuan untuk melihat dan merekam aktivitas user selama berada di internet. Aplikasi ini sangat lengkap sehingga kita bisa melihat situs-situs apa yang dikunjungi oleh user, berapa bandwidth yang terpakai, dan sebagainya. Untuk menginstal aplikasi ini ke dalam sistem, berikut adalah langkah-langkahnya:
melalui konsole ketik perintah berikut ini :
pakfire install sarg
Melihat SARG
Untuk melihat tampilan SARG, maka ketikkan perintah berikut di browser:
http://ip-green-ipfire:81/sarg/
Klik item yang berada pada kolom FILE/PERIOD, 
Jika sudah ada tampilan seperti itu, maka SARG sudah berhasil diinstalasi di dalam sistem.
Penjadwalan Generate SARG
Untuk men-generate SARG, kita harus mengetikkan di dalam konsol perintah seperti berikut:
# /usr/bin/sarg -l /var/log/squid/access.log
Namun, alangkah capeknya jika kita mengetikkan perintah tersebut secara manual. Maka dari itu kita menggunakan crontab untuk melakukan eksekusi otomatis. Misalnya kita ingin agar setiap 1 jam sekali perintah di atas dieksekusi secara otomatis oleh sistem, maka terlebih dahulu kita membuat skrip misalnya di folder /home dengan nama sarg.txt dan tambahkan skrip berikut:
#!/bin/bash
/usr/bin/sarg -l /var/log/squid/access.log
Setelah itu, berikan perintah agar skrip tersebut dapat dieksekusi:
# chmod +x sarg.txt
Setelah itu kita konfigurasi crontab-nya:
# fcrontab -e
tambahkan skrip berikut:
0 * * * * /home/sarg.txt
kemudian simpan dg perintah :wq
Dan setelah itu sistem akan men-generate SARG secara otomatis.



Read More..

Lusca Proxy Untuk IPFire


Lusca proxy untuk IPFire adalah addons tidak resmi (unofficial) untuk IPFire – sebuah distribusi linux untuk firewall.  Pada dasarnya IPFire sudah memiliki web proxy sendiri yang diporting dari advanced proxy untuk IPCop dan Smoothwall, namun selalu di update menyesuaikan dengan rilis terakhir squid cache (versi 3.x). Lusca memiliki kemampuan dan stabilitas yang baik dalam melakukan web caching  walaupun dibuat berbasis squid 2.7. Its oldy, but mighty.
Addons Lusca untuk IPFire terdiri dari binari Lusca versi stabil yang dikompilasi dengan menitikberatkan pada kinerja dan fleksibilitas dalam melakukan web caching. Lusca proxy untuk IPFire terintegrasi dengan baik dengan semua fitur yang sudah terdapat didalam IPFire dan dapat diatur dengan mudah lewat antarmuka web. Selain itu, tuning tambahan pada konfigurasi Lusca addons ini di optimasi untuk melakukan caching website-website terkemuka di Indonesia, dan juga caching beberapa games online.
System requirement :
  • IPFire 2.11 Core Update 61
IPrerequisite :
PENTING! Sebelum addons lusca di instal, pastikan anda sudah melakukan konfigurasi squid bawaan IPFire dengan mengklik “Save and Restart” di halaman interface web, tab “Networking” di bagian pengaturan proxy. Hal ini berguna agar IPFire dapat meng-generate acl-acl yang akan digunakan oleh squid dengan sempurna.
Cara instalasi Lusca proxy untuk IPFire :
[root@ipfire] # wget http://cachebox.googlecode.com/files/ipfire-lusca-beta.tar.gz[root@ipfire] # tar -zxvf ipfire-lusca-beta.tar.gz
[root@ipfire] # cd ipfire-lusca-beta
[root@ipfire] # ./install


Jika anda menggunakan core updates terbaru, anda juga dapat melakukan instalasi Lusca. Yang perlu diperhatikan adalah, setelah anda selesai meng-ekstrak installer nya, edit lah file “install” dengan editor kesayangan anda. Carilah tulisan if ($core_release !~ 61) dan ganti menjadi if ($core_release !~ 62), dimana angka “62″ adalah contoh core updates yang anda gunakan. Sesuaikan nilai ini dengan core updates yang anda gunakan!
Untuk mengetahui informasi versi core updates yang didukung dan kompatibel oleh Lusca proxy untuk IPFire ini, silakan bergabung di grup Facebook kami : http://www.facebook.com/groups/ipfire.id/.
Setelah proses instalasi selesai, akseslah halaman antarmuka web (web GUI) untuk pengaturan web proxy (tab network). Jika Lusca terinstal dengan baik, maka pada bagian squid cache version akan tampak seperti dibawah ini :
 
Klik pada tombol “Save and Restart” untuk menyimpan seluruh konfigurasi dan memulai ulang (restart) web proxy.
Contoh statistik Lusca yang sudah running :
*ps. HTTP request terlihat kecil, karena sebagian besar klien yang saya layani online dari gadget atau smartphone.
Catatan :
  • Lusca addons untuk IPFire ini dapat didistribusikan dan dimodifikasi secara bebas dengan menyertakan credit untuk penulis asli.
  • Addons ini dibuat sebagaimana-adanya (as-is) tanpa ada dukungan resmi dan segala resiko atau kerugian yang diakibatkan dari addons ini berada diluar tanggung jawab penulis.
Read More..

Instalasi IPFire dengan Single Interface


Hal yang perlu digaris bawahi adalah instalasi IPFire dengan 1 interface hanya ideal untuk penggunaan dalam jaringan internal (misalnya untuk proxy, fileserver dan sebagainya).
Jika anda berencana untuk menggunakan IPFire seabagai gateway atau firewall yang menyambungkan jaringan anda ke internet maka dengan alasan keamanan gunakanlah minimal 2 interface (green dan red).
Panduan ini terdiri dari 3 bagian.
  1. Bagian pertama menjelaskan prosedur instalasi dasar IPFire.
  2. Bagian kedua menjelaskan prosedur pengaturan dasar (jaringan, waktu, keyboard, dsb).
  3. Bagian ketiga menjelaskan prosedur tambahan agar anda dapat menggunakan satu interface.
Anda dapat mendownload panduan tersebut disini : http://www.mediafire.com/?rheeyf6el6somd6
Password : ipfire.id
IPFire dengan satu interface ideal untuk penggunaan web proxy seperti pada lingkungan gamecenter, warnet atau perkantoran yang menggunakan gateway lain (seperti mikrotik) untuk terhubung ke internet.
Catatan :yg perlu diperhatikan saat selesai install echo RED_DEV=green0 >> /var/ipfire/ethernet/settings/etc/init.d/network restart   <<===   dalam tutorial masih menggunakan "networking".. makanya sering keluar bash..
setelah semuanya [OK]buka https://ip_proxy:444 aktifkan ssh supaya bisa diremote via winscp & putty bagi pengguna jendela..utk memastikan web proxy aktif apa ga, bisa diliat di tab STATUS, right menu SERVICE.. kalo web proxy masih merah (not running) dapat dipastikan agan ga bakalan bisa browsing http, kalo https masih bisa ..
solusinya coba cek error message languagenya ganti ke template utk ipfire core < 66 dan jangan lupa menambahkan Allowed subnets (one per line): range ip LAN agan ..
have fun with ipfire 

Read More..

Tutorial Konfigurasi Dasar IPFire


Tulisan sebelumnya pernah membahas tentang prosedur instalasi IPFire. Pada posting berikut ini saya akan mencoba menjabarkan proses konfigurasi IPFire setelah instalasi IPFire telah selesai. Konfigurasi dasar disini meliputi pengaturan input, timezone, penentuan akses root, penentuan akses admin, dan pengaturan jaringan (networking). Lets check it out!
Pada saat pertama kali IPFire selesai di install kedalam sistem, maka akan tampil pilihan booting seperti dibawah ini. Secara default, IPFire akan melakukan booting dengan sendirinya dalam modus booting normal.
Selanjutnya akan tampil pilihan input keyboard, pilihlah “us” kemudian “Ok”
Layar yang tampil selanjutnya adalah pengaturan timezone. Sesuaikan timezone dengan lokasi anda berada. Asia/Jakarta untuk Indonesia bagian barat, Asia/Makassar untuk Indonesia tengah dan Asia/Jayapura untuk Indonesia bagian timur.
Selanjutnya, isikan hostname untuk mesin anda. Hostname adalah nama yang unik untuk setiap sistem komputer yang berada dalam sebuah jaringan. Dalam contoh ini saya menggunakan hostname ipfire.
Pada layar selanjutnya akan tampil menu input untuk nama domain. Jika anda berada dalam jaringan lokal, anda bisa menggunakan domain dengan akhiran .lan atau sejenisnya (bukan top level domain seperti .com, .net atau lain-lainnya).
Step selanjutnya adalah menentukan password untuk root. Akses root dapat digunakan untuk login kedalam sistem melalui terminal atau SSH / putty. Tulisan password tidak akan ditampilkan tampil saat anda mengetikkannya.
Selanjutnya anda akan diminta memasukkan password untuk admin. Akses admin digunakan ketika anda mengakses antarmuka web (Web GUI) IPfire.
Pada langkah selanjutnya akan tampil menu untuk mengkonfigurasi jaringan. Bagian ini akan sedikit membingungkan untuk user yang baru mempelajari IPFire.
Keterangan :
Current config menunjukkan interface yang digunakan saat ini. Defaultnya adalah GREEN + RED (LAN dan Internet).
Interface dalam IPFire dibagi menjadi beberapa jenis :
  • GREEN (Hijau) mewakili interface dengan area aman. Dalam jaringan ini pada umumnya terdapat komputer-komputer klien yang terhubung melalui kabel. Klien dapat melakukan komunikasi data tanpa batasan.
  • RED (Merah) mewakili interface yang terhubung dengan internet. Akses dari luar (internet) akan ditutup secara keseluruhan kecuali dengan izin administrator.
  • BLUE (Biru) mewakili interface wireless yang memiliki kemungkinan disalahgunakan oleh penggunanya. Akses klien dijaringan ini juga ditentukan oleh kebijakan administrator.
  • ORANGE (Oranye) mewakili interface untuk demilitarized zone (DMZ). Semua server seperti webserver, mailserver, samba dan lain-lainnya yang dapat diakses oleh internet berada di zona ini. DMZ melindungi server dari ancaman keamanan dari internet.
Setiap segmen jaringan diwakili oleh 1 kartu ethernet. 
Pada Network configuration type kita dapat menentukan interface apa saja yang akan kita gunakan (GREEN + RED, GREEN + RED + ORANGE, GREEN + RED + BLUE, dan GREEN + RED + ORANGE + BLUE).
Untuk penggunaan sebagai kantoran, warnet, gamecenter, atau perusahaan kelas kecil sampai menengah biasanya yang digunakan hanya GREEN + RED.
Pada menu Drivers and card assignments kita dapat menentukan kartu lan yang digunakan untuk setiap segmen warna.
    • RED = LAN card yang menghubungkan internet (modem atau gateway/router) dengan IPFire.
    • GREEN = LAN card yang menghubungkan IPFire dengan LAN

Contoh pengaturan card assignment adalah sebagai berikut :
Anda memiliki kartu  ethernet Intel menghubungkan IPFire ke jaringan LAN (GREEN) dan kartu ethernet Realtek menghubungkan IPFire ke modem (RED)
Pertama, pilih “GREEN” kemudian arahkan pilihan ke “Select” kemudian arahkan ke pilihan Intel ethernet, dan tekan enter.
Kedua, pilih “RED“, arahkan ke pilihan “Select” kemudian arahkan ke pilihan Realtek ethernet dan tekan enter. Terakhir pilih “Done” untuk menyimpan pengaturan.
Selanjutnya pilih Address settings pada Network configuration menu.
Pertama pilih “GREEN” kemudian akan tampil menu input untuk menentukan IP Address interface GREEN seperti gambar berikut ini (sesuaikan IP tersebut dengan IP address yang digunakan dalam jaringan LAN anda) :
Catatan : Saat anda merubah konfigurasi IP address kadang muncul warning, pilih “Ok” saja jika diminta mengkonfirmasi.
Selanjutnya pilih “RED” untuk menampilkan pengaturan interface yang terhubung ke internet.
Jika anda terhubung dengan gateway atau router tersendiri (misalnya Mikrotik, Cisco, dan sejenisnya) anda dapat memilih “Static” dan menentukan IP address untuk interface RED secara manual.
Pilih PPP DIALUP jika IPFire terhubung langsung dengan internet melalui modem dengan modus bridge atau sejenisnya. Parameter untuk melakukan dial ke ISP (seperti username, password dan sebagainya) dapat anda atur selanjutnya melalui antarmuka web.
Jika anda memilih “Static” untuk interface RED, maka anda perlu memasukkan DNS dan gateway pada menuDNS and gateway settings.
Pilih “Done” pada Network configuration menu untuk menyelesaikan dan menyimpan pengaturan parameter jaringan yang telah kita buat tadi.
Selanjutnya akan tampilan pengaturan DHCP server. Anda dapat mengaktifkan DHCP server pada IPFire untuk memberikan parameter IP address, DNS dan leased line untuk komputer client dibelakang IPFire. Pilih “Ok” untuk menyimpan konfigurasi DHCP.
Sampai di bagian ini, konfigurasi IPFire sudah selesai. Dan secara otomatis IPFire akan meneruskan proses booting sampai pada modus standby seperti layar dibawah ini :
Anda dapat login menggunakan akses dan password root yang telah di tentukan pada konfigurasi sebelumnya. Selain itu anda juga dapat mengakses antarmuka web IPFire untuk melakukan konfigurasi lanjutan.
Jika terdapat kesalahan pada konfigurasi yang anda buat, anda dapat melakukan konfigurasi ulang dengan mengetikkan perintah “setup” (tanpa tanda kutip) pada konsol shell atau SSH / putty.
Untuk mengakses antarmuka web, silakan mengakses https://ip-address-ipfire:444 lewat browser anda. Pada contoh berikut saya mengakses IPFire yang sudah terinstal dengan IP GREEN 192.168.5.1 (https://192.168.5.1:444) menggunakan Firefox.
Jangan  khawatir jika tampil layar dengan tulisan “Connection Untrusted”, hal ini disebabkan karena sertifikat keamanan yang digenerate sendiri oleh IPFire (bukan dari Certificate Authority resmi).
Klik “I Understand the Risks” kemudian “Add Exception” dan “Confirm security exception” secara berurutan. Jika prosedurnya benar maka akan tampil prompt untuk memasukkan username dan password.
Gunakan username admin dan password admin yang sudah ditentukan pada saat konfigurasi.
Jika password dan username yang dimasukkan benar, maka akan tampil antarmuka web seperti gambar dibawah ini :
Terdapat pesan “Profile has errors” dan ini adalah hal yang normal karena saya menggunakan interface RED dengan modus PPPoE (PPP DIALUP) dan akan hilang dengan sendirinya jika parameter dialup diisi dengan benar pada menu “Dialup” dan IPFire terhubung ke internet.
Sekarang anda dapat mengatur IPFire sepenuhnya dari web interface sesuai dengan kebutuhan anda!
Berikut tampilan “manis” halaman start antarmuka IPFire dengan fitur VPN yang aktif (courtesy IPFire wiki) :
Read More..

Tutorial Instalasi IPFire


Berikut ini dijelaskan langkah-langkah dalam melakukan instalasi IPFire. Sebelum melakukan proses instalasi, pastikan terlebih dahulu perangkat yang anda gunakan memenuhi persyaratan kebutuhan minimumyang telah ditentukan (hardware requirements).
Kebutuhan minimum piranti keras (hardware) untuk instalasi IPFire adalah sebagai berikut :
  1. Prosesor dengan kecepatan minimal 333 MHz
  2. Memory sebesar 256 Mb
  3. Kapasitas harddisk sebesar 1 Gb
  4. Kartu jaringan (ethernet card) sebanyak 2 buah (pada keadaan tertentu juga dapat menggunakan 1 lan card saja)
Hardware yang di rekomendasikan :
  1. Prosesor dengan kecepatan lebih dari 1 GHz
  2. Memory lebih dari 512 Mb
  3. Harddisk dengan kapasitas 2 Gb atau lebih
  4. Kartu jaringan gigabit sebanyak 2 buah
Catatan :
  • IPFire versi terbaru juga mendukung instalasi dengan menggunakan prosesor berbasis ARM versi 5 (embedded system)
  • IPFire mendukung penggunaan media penyimpanan (harddisk) dengan kapasitas sampai dengan 1 terabytes, serta mendukung penuh IDE, SATA, SCSI dan RAID.
  • Kartu jaringan 100 Mbit yang beredar dipasaran sebagian besar (99%) sudah dapat dikenali dan dijalankan dengan baik oleh IPFire. Sejak versi 2.3, IPFire juga mendukung penggunaan kartu jaringan gigabit.
  • Anda dapat melakukan proses instalasi dengan menggunakan media CD, DVD, atau flashdisk. Silakan mendownload CD image (ISO) yang sesuai dengan kebutuhan anda di pusat download IPFire.
  • Saat melakukan proses instalasi, gunakan tombol arah pada keyboard (atas, bawah, kiri, dan kanan) untuk melakukan navigasi dan gunakan tombol “enter” untuk memilih menu yang aktif.
Pada tutorial ini akan dijelaskan langkah-langkah instalasi IPFire menggunaan media CD/DVD :
1. Booting sistem anda dari CD/DVD instalasi IPFire sampai tampil layar seperti gambar berikut ini :
Bagi anda yang memiliki monitor yang tidak mendukung resolusi 1024 x 768 maka anda dapat mengetikkan “novga” kemudian enter.
2. Beberapa saat kemudian pilihan bahasa akan muncul. Pilihlah “English” kemudian “Ok”
3.  Setelah pilihan bahasa akan tampil layar selamat datang, pilih “Ok” untuk melanjutkan.
4. Layar selanjutnya adalah persetujuan lisensi. Arahkan pilihan ke opsi “I accept this license” dan tekan spasi 1 kali. Lanjutkan dengan memilih “Ok”
5. Sebuah peringatan akan tampil, pilih “Yes” kemudian “Ok”
6. Selanjutnya tampil pilihan filesystem yang digunakan. Anda dapat memilih Ext3, Ext4 atau ReiserFS untuk harddisk.
7. Proses instalasi akan berjalan beberapa saat, saat ini anda bisa menunggu sambil minum Coca Cola. :)
8. Setelah prosedur instalasi selesai, maka akan tampil konfirmasi untuk melakukan reboot. Silakan keluarkan CD / DVD instalasi IPFire, kemudian lakukan reboot.
Yup! Proses instalasi IPFire sudah selesai. Pada keadaan normal, proses instalasi IPFire hanya memerlukan waktu 10 – 15 menit.
Langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi IPFire sesuai dengan keperluan kita.
Read More..

BlakBlakan.com Penipuan atau Scam

Apakah Anda bermaksud untuk bergabung sebagai member di BlakBlakan.com?
Apakah Anda tergiur dengan ungkapan-ungkapan manis tentang Bagaimana Anda dapat Menghasilkan Puluhan Juta Rupiah dengan Cepat dan Mudah di BlakBlakan.com?
Apakah Anda berkeinginan untuk merubah kehidupan finansial Anda melalui bisnis BlakBlakan.com?
.
Jika ya, maka STOP 
Hentikan langkah Anda sejenak dan baca ulasan dari saya berikut sebelum Anda menyesal terlalu jauh nantinya.

Tahukah Anda bahwa ketika Anda terjun ke dalam bisnis BlakBlakan ini, maka Anda akan dihadapkan pada dua potensi yang sangat bertolak belakang. UNTUNG atau bahkan justru BUNTUNG 

Untung Buntung
  • Banyak member yang dapat menembus bonus senilai Jutaan Rupiah setiap bulannya secara rutin.
  • Banyak member yang telah berhasil mendapatkan bonus pertamanya meskipun baru bergabung dalam hitungan hari.
  • Banyak member yang merasa bersyukur karena adanya sistem BlakBlakan.com yang mampu memberikan penghasilan tambahan tanpa harus bersusah payah mengadu otot.
  • Tidak jarang di antara member yang tidak mendapatkan bonus sepeserpun.
  • Tidak jarang di antara member yang sama sekali belum mendapatkan bonus meskipun sudah bergabung selama 1 tahun.
  • Tidak jarang di antara member yang frustasi, menuntut agar uangnya dikembalikan dan menganggap bisnis BlakBlakan ini hanya sebagai penipuan semata.

Well... seperti inilah kenyataan yang terjadi di lapangan. Ada member yang berkoar-koar karena merasa tertipu, tapi ada juga member yang tetap adem ayem karena aliran bonus dari BlakBlakan terus mengalir ke rekeningnya.

Jadi, kalau begitu intinya seperti apa? BlakBlakan.com ini menipu atau scam ?

Pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul, dan biasanya dicari di Search Engine, baik Google maupun Yahoo, khususnya bagi seseorang yang akan memulai bisnis tertentu, khususnya di sini adalah Bisnis Blakblakan.
Baiklah, saya akan jawab di sini secara singkat dan jelas, dari kebenaran yang saya ketahui:
  1. Pertanyaan Pertama: Apakah Blakblakan Scam ? Jawabannya: TIDAK. Blakblakan bukanlah web yang scam. Blakblakan adalah web support bisnis Golden Life. Jadi, jika Anda mendaftar di Blakblakan itu sama artinya dengan Anda ingin bergabung di Bisnis Golden Life dalam Team Online. Jika Anda tertarik, Anda bisa langsung join di: www.tekanini.com/sub3chan , cukup Anda isi nama dan alamat email Anda, lalu Anda akan dijelaskan secara Rinci tentang Bisnis Blakblakan ini. Jadi, sekali lagi saya perjelas, Web  Blakblakan bukan lah web yang scam/menipu. OK !
  2. Pertanyaan Kedua: Apakah Blakblakan  Terbukti Membayar? Jawabannya: Pada dasarnya bukanlah Blakblakan yang membayar Anda, tapi perusahaan Golden Life yang membayar Anda. Jadi, Blakblakan tidak membayar And, ya… Adapun ketika Anda mendapatkan penawaran Khusus dari Blakblakan, itu penawaran khusus saja, bukan Bisnis Utama Blakblakan, dan yang ini baru bonus  dibayarkan dari Blakblakan.
  3. Pertanyaan Ketiga: Apakah Blakblakan Penipu? Jawabannya: BUKAN !!! Blakblakan dinahkodai oleh seorang Internet Marketer kelas Dunia yang kredibilitasnya sudah diakui dunia. Jadi sangat NAIF jika beliau harus menipu Anda. Beliau adalah Mas Rudy Setiawan.
  4. Apakah Bisa Sukses dari Blakblakan ? Ini pertanyaan Relatif. Jika Anda lakukan panduan/Training yang ada di Blakblakan, saya YAKIN, Anda bisa sukses bisnis Blakblakan. Namun jika Anda hanya daftar saja, tidak melakukan apapun yang diajarkan team Blakblakan, saya tidak bisa menjamin Anda bisa sukses. So, Pintu Sukses dari Bisnis Blakblakan terbuka lebar, namun kembali pada kita sebagai pelakunya. Langkah awal untuk sukses bisnis Blakblakan adalah kita join sebagai member resmi Blakblakan + Golden Life. Nah, jika Anda bergabung bersama team WIYASA GROUP, Anda pun bisa share cara promosi yang baik dan strategi-strategi apa yang bisa dilakukan untuk Sukses dari Bisnis Online bersama Blakblakan ini. Anda bisa hubungi saya pada data Kontak yang ada di Member Area Blakblakan setelah Anda daftar, verifikasi Pendaftaran via Email yang dikirim, lalu Login.
Jika Anda ingin bergabung di Bisnis Blakblakan , saya ajak Anda bergabung bersama team saya, silahkan Join di: www.tekanini.com/sub3chan, dan kita sambut sukses bisnis bersama  Blakblakan + Golden Life.
BlakBlakan yang berkolaborasi dengan Golden Life merupakan sebuah jaringan bisnis nyata yang sangat serius dan telah memiliki legalitas dari pemerintah. Kantornya jelas, surat-suratnya jelas, orang-orangnya jelas dan seterusnya. Untuk mengetahui lebih detail mengenai LEGALITAS ini, maka silahkan Anda melihatnya secara langsung 

Meskipun telah dijelaskan secara gamblang dan panjang lebar di setiap member area, namun tetap saja orang-orang itu hanya mengambil jalan pintas dengan membaca bagian keuntungan yang akan diperoleh saja dan mengabaikan penjelasan tentang apa yang perlu dilakukannya. 

Banyak orang yang berpikir bahwa di bisnis BlakBlakan.com ini, mereka hanya perlu melakukan 1x investasi dan kemudian uang akan mengalir dengan sendirinya ke rekening mereka. SALAH BESAR!!! Berikut adalah salah satu contoh keluhan member yang gagal dalam menjalankan bisnis BlakBlakan karena tidak tahu apa yang harus dilakukannya. 

Berikut saya berikan contoh kegagalan yang dikeluhkan oleh salah seorang member BlakBlakan dalam sebuah forum di internet :
.
(klik gambar untuk memperbesar)
Bagi setiap orang yang awam dan tidak begitu mengenal bisnis BlakBlakan, thread ini mungkin dapat menjadi sesuatu yang cetar membahana *Syahrini bangeeeet*. Tapi buat saya pribadi dan beberapa orang member BlakBlakan lainnya, thread ini hanyalah sebuah gulma yang dibuat oleh seseorang yang masih buta dengan apa dan bagaimana BlakBlakan.

Thread ini dibuat oleh seorang member dengan maksud berbagi kegagalan. Tapi tahukah Anda? Thread ini justru mendapatkan komentar yang cukup pedas dari beberapa member lainnya. Berikut saya berikan screen shot dari komentar-komentar yang ada :

.
(klik gambar untuk memperbesar)

.
(klik gambar untuk memperbesar)

.
(klik gambar untuk memperbesar)
Mana ada sih ceritanya, kita mendapatkan uang tanpa perlu melakukan apapun. Ibarat pekerjaan yang HARAM sekalipun, NGEPET katakanlah. Kita memang bisa cepat kaya dengan cara NGEPET. Tapi apakah kita tidak melakukan apapun? Oh... tentu tidak. Tiap malam kita tetap harus membuka mata untuk bekerja. Satu orang menjaga lilin dan satu orang yang lain beraksi di lapangan.

Apalagi bisnis BlakBlakan.com yang merupakan bisnis NYATA yang 100% HALAL dan mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Pasti ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan dan upayakan. 

.

OK
Jika sekarang Anda sudah paham dengan apa yang harus dilakukan dan siap untuk melakukannya, maka silahkan Anda bergabung dengan bisnis BlakBlakan sekarang juga! 
.

Daftar di sini jika Anda masih belum menjadi free member dan mulailah MENDULANG KEJAYAAN

peluang usaha
Read More..

Open Source Firewall IPFire


IPFire adalah distribusi server linux yang secara umum digunakan untuk firewall yang dikembangkan berdasarkan IPCop dan Smoothwall. IPFire dirancang fleksibel untuk penggunaan rumahan (personal use) sampai dengan implementasi untuk bisnis skala kecil dan menengah.

Firewall sederhananya adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Umumnya, sebuah firewall diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dengan jaringan internet.
Firewall digunakan untuk membatasi atau mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah lazim yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua macam jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan berbadan hukum di dalamnya, maka perlindungan terhadap perangkat digital perusahaan tersebut dari serangan para peretas, pemata-mata, ataupun pencuri data lainnya, menjadi kenyataan. (Wikipedia)
IPFire sebagai firewall yang terintegrasi memiliki fitur aplikasi tambahan (addons) seperti samba, vsftpd, sqlite dan banyak lagi yang dapat di instal dengan mudah. Satu hal yang membedakan IPFire dengan distribusi firewall lainnya adalah IPFire memberikan kemudahan untuk melakukan berbagai macam pengaturan melalui konsol shell atau antarmuka web (web GUI / graphical users interface).
Silakan klik gambar dibawah untuk melihat contoh IPFire web GUI.


Hal apa saja yang menjadikan IPFire lebih baik daripada yang lainnya?
KeamananHal krusial yang menjadi perhatian utama IPFire adalah keamanan. IPFire selalu menerapkan pembaruan keamanan terbaru secara berkala.
FleksibilitasIPFire menyadari bahwa fleksibilitas dan kemudahan penggunaan dalam berbagai lingkungan kerja adalah hal yang penting.
KomunitasKeberhasilan IPFire didukung oleh komunitas yang bekerjasama untuk mengembangkan dan memperkenalkan IPFire kepada dunia.

Mengenal firewall dalam IPFire lebih jauh
IPFire menggunakan Stateful Packet Inspection (SPI) yang dikembangkan berdasarkan netfilter, packet filtering framework pada Linux yang sudah dikenal luas.
Untuk mempermudah pembagian akses, IPFire mengelompokkan jaringan kedalam 4 kelompok yaitu:

  1. GREEN (Hijau) merepresentasikan jaringan dengan area aman. Dalam jaringan ini pada umumnya terdapat komputer-komputer klien yang terhubung melalui kabel. Klien dapat melakukan komunikasi data tanpa batasan.
  2. RED (Merah) merepresentasikan jaringan yang terhubung dengan internet. Akses dari luar (internet) akan ditutup secara keseluruhan kecuali dengan izin administrator.
  3. BLUE (Biru) merepresentasikan jaringan wireless yang memiliki kemungkinan disalahgunakan oleh penggunanya. Akses klien dijaringan ini juga ditentukan oleh kebijakan administrator.
  4. Orange (Oranye) merepresentasikan demilitarized zone (DMZ). Semua server (seperti webserver, mailserver, dan sebagainya) yang dapat diakses oleh internet berada di zona ini. DMZ melindungi server dari ancaman keamanan dari internet.

Administrator dapat menggunakan firewall untuk mengatur akses outbound (keluar) dan inbound (masuk) kedalam jaringan dengan mudah.

Apakah hanya fitur firewall aja di IPFire?
Jangan salah, walaupun IPFire merupakan distribusi server firewall, IPFire juga membundel squid cache didalam sistemnya dengan sebutan “Advanced Web Proxy” yang merupakan pengembangan lanjutan dari Advanced Proxy – squid yang dioptimasi untuk berjalan pada environment IPCop dan Smoothwall. Advanced Proxy terkenal karena memiliki efisiensi, efektivitas, dan performa yang tinggi serta mudah pengaturannya dengan menggunakan antarmuka web.
Selain Advanced Web Proxy, IPFire secara default juga memasang Update Accelerator yang mampu melakukan caching terhadap file-file updates (Windows Updates, update Antivirus, patch game-game online dan sebagainya).
Masih banyak fitur-fitur lainnya yang akan dibahas pada tulisan selanjutnya. Stay tuned! :)

Harus bayar atau beli ya kalo mau pake IPFire?
Ah, pertanyaan yang cukup menarik. IPFire adalah software gratis yang memiliki lisensi GNU General Public License versi 3. Kelancaran pengembangan IPFire didukung oleh donasi komunitas. Berdasarkan lisensi tersebut berlaku hal berikut ini :

  • IPFire selalu gratis dan dapat digunakan tanpa batas waktu
  • IPFire memiliki source code yang terbuka
  • Anda dapat ikut serta dalam pengembangan dan membuat improvisasi secara pribadi
  • IPFire bersifat independen dari vendor manapun

Kesimpulannya :

  1. IPFire adalah distribusi server firewall yang berukuran kecil dan ringkas, ideal digunakan untuk penggunaan pribadi, perusahaan kecil, perusahaan menengah, warnet, gamecenter, kantor, gateway hotspot (wifi) dan lain-lainnya.
  2. IPFire memiliki fitur esensial yang berjalan efisien dan tidak membebani kinerja mesin server. Dapat diinstal dan berjalan baik pada server kelas high-end sampai dengan embedded system (komputer berukuran kecil dan memiliki sumber daya seperti prosesor, RAM dan penyimpanan yang terbatas).


Read More..